Minggu, 30 Juli 2017

Pokoknya Nulis

    Tulisan ini sebelumnya salah posting dipostkan di blognya Alvaro 😁

     Ceritanya mau belajar copy writing. Namanya writing pasti harus menulis. Sedangkan dari dulu aku selalu kesulitan menulis, masalahnya bermacam-macam antara lain g punya ide menulis, malu baca tulisan sendiri he..(kl dibaca lagi kadang suka merasa lebayy banget ya waktu itu he..), ada juga alasan kuatir menyinggung orang lain dan menimbulkan masalah (karena tulisan kan bukti otentik kl ucapan yang menyinggung org lain kitanya masih bisa ngeles2 dikit belagak lupa juga bisa he..)

       Sekarang eranya berbeda. Mau tidak mau harus menulis. Kalau masalah g ada ide menulis katanya obatnya adalah just do it ntar juga mengalir sendiri idenya, spt sekarang ini contohnya. Sekarang ini sejujurnya g ada ide..just writing ajah. Karena menurut pengalaman para senior menulis perlu pembiasaan. Kl malu baca tulisan sendiri mgk harus belajar muka tembok dan mulai menerima diri sendiri apa adanya, kalau ternyata lebay ya..face it hehehe..ternyata anda memang lebay 😁. Tentang kuatir menyinggung orang lain ya..dihindari memposting tulisan saat sedang galau, sebisa mungkin tulisan harus dibaca dulu sebelum diposting. Biasanya tulisan itu berpotensi menimbulkan masalah saat ditulis dengan suasana hati yang tidak terkontrol, ingat..ingat..warning untuk diri sendiri 😈
      Tulisan kurang menarik tanpa gambar, seperti taman tanpa tanaman cuma tanah dan rumput liar thok.




     Mumpung ketemu tips menulis..aku copas ya..translatenya menyusul he..
 sumbernya harus ditulis..jangan lupa ntar dituduh plagiat. Ni sumbernya http://blog.oxforddictionaries.com/2015/07/improve-creative-writing-tips

5 creative writing tips

Creative writing requires a different approach from other types of writing, and can often intimidate due to the wide gamut of possibilities out there. Drawing from the resources on creative writing available on OxfordDictionaries.com, we have selected a few quick tips to help get you on the right track.

1. Know your audience

An important point to start with: you are writing for your readers, not for yourself. Familiarize yourself with your expected audience. Where do you imagine this piece of writing appearing? The readers of a poetry magazine are different from the readers of a fan fiction site; the readers of mass-market mystery novels are different from the readers of a flash fiction blog.

2. Keep your goals achievable

What are your goals? Figuring out what you want to do with your writing before you begin is a crucial step in the process. Following that – are those goals achievable? Are you planning to submit a poem or short story to a literary magazine or a competition? If you are, then there are probably submission deadlines that you need to meet, which should be reflected in how you plan out your writing process. Do you have a length that you are looking to meet? If you’re writing a mystery novel, it might be helpful to know whether the word or page count stacks up against the expectations of the readers (and publishers).

3. Make time to write

You can have everything laid out perfectly in front of you for a great novel, but you also need time to actually write it. Setting aside a daily period specifically for writing might not be necessary, but it will help establish a sense of routine and process, especially if you are working towards a deadline.

4. Don’t wait for the inspiration

Inspiration doesn’t typically strike if you’re not already working for it. So how do you go about welcoming inspiration into your writing life? One way to start is by noticing the things around you: keeping an ear out for interesting words or phrases, engaging in the delicate art of people-watching, and reading broadly – inspiration can be found everywhere, ranging from a subway car to an old newspaper. For a more extensive overview of how to gather ideas, see ‘Getting ideas for creative writing’.

5. Keep a journal

One key part of the inspiration process is tracking it down. A writing journal offers a great place to store your observations, thought-provoking quotations, and other interesting tidbits you may encounter. The end result is an accumulation of ideas that can help you in generating character, conversation, and other elements of your writing. A journal also offers a space to experiment with writing exercises, and play around with different writing techniques

Selasa, 10 September 2013

Most Popular News in September 10 '13

pkl 23.09
just now..berita breaking news..seorang anggota provost kepolisian meninggal ditembak orang tak dikenal. Langsung aku cari beritanya di detik.com, terpampanglah foto jenazah almarhum lengkap dengan helmnya dan seragam provostnya.Innaalillahi wa innaa ilaihi roojiuun.. Menyedihkan..mengenaskan..mengharukan, geram dan marah. Turut berduka cita pada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan.


kado ultah

bismillahirrahmanirrahiiim...

usaha banget supaya bisa menulis di hari ini..di tanggal ini..cause.this day is my birthday
ingin sekali mengabadikan tanggal ini dalam sebuah dokumen karena this is my 35th birthday
serasa masih muda jika masih below 35 but 35 ke atas...wow..rasanya hiks..nelongso..tapi ya sudahlah..ini adalah fakta. i have to face it..deal with it. pertanyaannya sekarang adalah..what would i do with my life?        i don't want wasting my time. There is a song yg inspiratif banget and i sing it over and over again inside my head in order to motivate my self.
this is the song

"one moment in time"

Each day I live
I want to be
A day to give
The best of me
I'm only one
But not alone
My finest day
Is yet unknown

I broke my heart
Fought every gain
To taste the sweet
I face the pain
I rise and fall
Yet through it all
This much remains

I want one moment in time
When I'm more than I thought I could be
When all of my dreams are a heartbeat away
And the answers are all up to me
Give me one moment in time
When I'm racing with destiny
Then in that one moment of time
I will feel
I will feel eternity

I've lived to be
The very best
I want it all
No time for less
I've laid the plans
Now lay the chance
Here in my hands

Give me one moment in time
When I'm more than I thought I could be
When all of my dreams are a heartbeat away
And the answers are all up to me
Give me one moment in time
When I'm racing with destiny
Then in that one moment of time
I will feel
I will feel eternity

You're a winner for a lifetime
If you seize that one moment in time
Make it shine

Give me one moment in time
When I'm more than I thought I could be
When all of my dreams are a heartbeat away
And the answers are all up to me
Give me one moment in time
When I'm racing with destiny
Then in that one moment of time
I will be
I will be
I will be free
I will be
I will be free

Senin, 23 Maret 2009

Sampah Rumahku




Sampah Rumahku ada bermacam2, ada bungkus kopi, teh hijau, kresek2 ikan dari tukang sayur, kertas2 gambar anakku dll, juga ada sampah sayur, kulit buah, kulit bawang dll. Biasanya para penghuni rumahku udah mengerti kemana harus membuang sampah2 itu, ya karena beda sampah beda tujuan akhirnya.
Sampah plastik2 masuk ke tempat sampah yang punya tujuan akhir bantar gebang, sampah2 kertas, botol aqua, botol sampoo dan sejenisnya masuk ke tempat sampah dengan tujuan akhir pak pemulung, nah itu pembagian untuk jenis sampah "kering".
Sedangkan sampah "basah" kata anakku adalah sampah2 yang bisa membusuk tujuan akhirnya juga ada 2. Sampah2 yang non protein maksudnya sayur, kulit2 buah, nasi yang tidak mengandung sisa ikan masuknya ya ke my favorit komposter takakura. Terakhir, sampah yang mengandung protein seperti sisa daging, sisa makanan, insang ikan, dan ampas kelapa masuknya ke biopori.

Khusus untuk my Paporit komposter aku mau cerita nih...duduk manis & disimak baik2 ya.. :-)
Komposter Takakura itu jadi my favorit karena tidak berlindi (itu tuh airnya sampah yang biasanya aromanya Waw...@@@###), tidak berbau, dan tidak berbelatung (makhluk imuut yang bikin geli Wiiiiw...)
Kelebihan lainnya qta bisa dengan mudah mengontrol unsur Carbon dan Nitrogennya atau yang biasanya disebut C/N Rasio. Karena proses pengomposan tergantung dari mikroorganisme yang membutuhkan karbon sebagai sumber energi dan pembentuk sel, dan Nitrogen untuk membentuk sel (Djuarnani Nan Ir, 2005).

Adapun alat dan bahannya juga relatif murah meriah lho...
Alat:
1. Keranjang apa saja yang berlubang-lubang (ex: keranjang penampung baju kotor, keranjang sampah dll)
2. Strimin yang bisa dibeli di toko bangunan kalo ndak salah harganya 2000/mtr. Atau apapun bahan yang mirip strimin.
3. Sekam padi, sabut kelapa, ada juga yang pake sterofoam yang dipotong kecil2.
4. Cetok atau alat pengaduk
5. Karton tebal bekas kemasan (ex: bekas kemasan air mineral atau mie goreng).
6. Kain untuk penutup

Bahan:
1. Kompos yang sudah jadi
2. Sampah basah/sampah organik
3. Bekatul/dedak (sbg additional)
5. Air

Cara Kerja:
1. Jahit dulu striminnya dibentuk seperti bantal, bikin 2 buah bantal ya..
2. Isi Strimin dengan sekam (alat no.3) hingga terbentuk bantalan sekam
3. Susun komposter sebagai berikut:
3.1. kardus untuk melapisi bagian dalam keranjang
3.2. masukkan bantalan sekam di dasar keranjang
3.3. campurkan kompos yang sudah jadi dengan sampah organik kita (oh ya, sebelumnya sampah organiknya dipotong2 dahulu kira2 3cm panjangnya)
3.4. campurkan air dan bekatulnya juga hingga merata
3.5. Tes kelembabannya dengan cara meremas campuran kompos, kelembaban cukup bila airnya tidak menetes dan hasil remasan berbentuk gumpalan yang solid atau tidak "buyar".
3.6. Masukkan campuran tadi ke dalam komposter
3.7. Tutup adonan campuran kompos dengan bantalan sekam yang kedua
3.8. Ditutup lagi dengan kain
3.9. Keesokan harinya dilihat apakah sudah ada kenaikan suhu (hangat) kemudian diaduk
3.10. Jika akan ditambah sampah baru jangan lupa diaduk lagi

Pembahasan: cie..kayak bikin laporan praktikum aja nih...

Mengapa digunakan keranjang yang berlubang-lubang? karena pengomposan kita ini adalah pengomposan aerob pengomposan aerob memiliki keunggulan yaitu waktu penguraian bahannya relatif lebih singkat dan tidak berbau NH3.

Bantalan sekam digunakan untuk mengontrol suhu dan kelembaban. Bantalan sekam yang didasar keranjang berguna untuk menyerap air lindi yang mungkin timbul, sedangkan bantalan yang diatas berguna untuk menyerap uap air yang terbentuk dari penguraian bahan2 organik.

Karton tebal untuk menyerap kelembaban dan mencegah adonan kompos tumpah2 saat diaduk-aduk.

Kain untuk penutup berguna untuk mencegah metamorfosa telur lalat menjadi belatung dan mempertahankan suhu hangat di dalam komposter.

Kompos yang sudah jadi adalah aktifator atau sumber mikroorganisme pengurai, lebih baik juga bila ditambah aktifator yang lain misalnya MOL atau aktifator yang seperti EM4, Biosca what ever.. tapi itu hukumnya sunnah lho he he..

Air, so pasti makhluk hidup butuh air...mikroorganisme kan MH juga...

Dedak/bekatul mewakili unsur carbon yang sangat bergizi mmmhhh.... yummy...(jika ada
bekatul kompos kita lebih cepat "panas" karena makanan Mikroorganismenya jadi bergizi. Skr bekatul di bekasi harganya 2500/kg butuhnya g banyak2 kok...(btw, ga ada bekatul juga gppp bisa diganti daun2 kering kok tapi jangan lupa dipotong-potong dulu daunnya.

Pencacahan/pemotongan bahan organik diperlukan untuk memperluas permukaan bahan yang akan dikomposkan sehingga kompos kita lbh cepat "jadi".

Pengadukan berfungsi sebagai aerasi atau memberikan MH-kita udara untuk bernafas heeeeh...biar sehat dan bisa kerja giat lagi...
Pengadukan juga membuat kompos kita nggak padat/liat/bantat jadi lebih porous begitu..

Kompos sudah bisa dipanen bila:
Komposter sudah penuh--->tinggal diambil aja kompos yang sudah menghitam dan berbentuk seperti tanah, jika masih hangat dianginkan dahulu sampai dingin..

Demikian sekilas tentang komposter takakuraku, jika ada kesulitan n pertanyaan, monggo...dikomenkan saja..
Terima kasih.

Jumat, 22 Agustus 2008

Hijau

Bhiru Dhaun alias hijau dalam bahasa Madura.
Entah kenapa orang madura menyebutnya demikian. Padahal biru dan hijau kan sangat jauh berbeda. Kalau warna biru dicampur kuning baru deh jadi hijau he..he..
Bay The Way, pada dasarnya aku memang suka warna hijau apalagi kalo ditemeni warna putih, waw suegerrr...